KODE IKLAN DFP 1 Arti 'Sebelas Dua Belas' (11 12) | Klarifikasi Arti Kata Dan Penggunaan Istilahnya | kumpulan tips dan trik menarik

Arti 'Sebelas Dua Belas' (11 12) | Klarifikasi Arti Kata Dan Penggunaan Istilahnya

KODE IKLAN 200x200
KODE IKLAN 336x280
pustamun.blogspot.com | Arti Kata - Pernah dengar orang mengucapkan 11 12 (baca sebelas dua belas) ? Mungkin kita sering mendengar istilah itu, atau mungkin kita juga sudah sering memakai istilah tersebut. Tapi apa gotong royong arti kata 'sebelas dua belas'? apa maksudnya? dan bagaimana penggunaannya?

Sebelum dijelaskan perihal arti kata sebelas dua belas, mari kita pahami dulu konteks penggunaannya. Misalnya dalam percakapan antara dua orang berikut ini, ada penggunaan istilah 'sebelas dua belas'.

A : Berkas yang telah beliau kumpulkan tidak lengkap.
B : Berarti berkas itu salah.
A : Bukan salah, tapi tidak lengkap. Kurang.
B : Kan sama saja, sebelas dua belas.

Nah, dalam konteks percakapan di atas, ada istilah sebelas dua belas. Kata sebelas dua belas diucapkan oleh orang B yang merujuk pada perbedaan antara salah dan tidak lengkap.

Dari konteks penggunaan di atas sanggup kita ketahui bahwa istilah ucapan sebelas dua belas bisa memliki arti:

1) sama saja.
2) beda tipis sekali.
3) hampir tidak ada bedanya.

Jadi, menurut konteks di atas, yang dimaksud sebelas dua belas ialah antara berkas yang salah dan berkas yang tidak lengkap. Mungkin sebagian orang menyampaikan bahwa berkas yang tidak lengkap itu salah, sementara yang lain tidak. Tapi pada dasarnya berkas tersebut sama-sama dikembalikan untuk disempurnakan. Jadi, pada dasarnya sama saja.

Penggunaan istilah ucapan sebelas dua belas juga acap kali dipakai sebagai materi bercanda. Misalnya ada teman yang mukanya pas-pasan tapi menyampaikan "Wajahku ini sebelas dua belas lah sama Cristiano Ronaldo". Nah, penggunaan istilah sebelas dua belas di sini mempunyai arti 'mirip' atau 'sama dengan'.

Berdasarkan klarifikasi di atas, penggunaan ungkapan 'sebelas dua belas' hanya cocok untuk dan sanggup diterapkan jikalau ada dua hal yang sanggup disandingkan. Jadi, dalam konteks obrolan yang pertama dua hal itu ialah 'salah' dan 'tidak lengkap'. Sementara dalam pola yang kedua, yang dibandingkan dengan ungkapan 'sebelas dua belas' ialah 'wajahku (yang mengucapkan)' dengan 'wajah C. Ronaldo'.

Pertanyaannya, mengapa harus 'sebelas dua belas' mengapa tidak 'dua belas tiga belas' atau 'empat lima'?

Jawaban logisnya begini, istilah 'sebelas duabelas' dipakai sebab menyampaikan perbedaan yang sangat sedikit. Perbedaannya hanya satu angka dari skala 10, jadi masih lebih banyak samanya daripada bedanya.  Itu alasan kenapa yang dipakai ialah sebelas dua belas. SEmentara kalau memakai istilah 'sepuluh sebelas' tidak yummy didengar sebab tidak berima, tidak sama-sama berbunyi tamat -las. Akan tetapi juga tidak dipakai 'dua belas tiga belas' sebab terlalu panjang. Antara keduanya (sebelas dua belas dan dua belas tiga belas) lebih singkat yang ''sebelas dua belas" sebab beda satu suku kata.

Jadi, itulah klarifikasi arti dan penggunaan istilah 'sebelas dua belas'. Jangan salah paham lagi ya... Karena antara saya dan anda sebelas dua belas lah... sama-sama masih berguru memahami bahasa Indonesia yang sangat kaya ini.
KODE IKLAN 300x 250
close
==[ Klik disini 1X ] [ Close ]==
KODE IKLAN DFP 2
KODE IKLAN DFP 2